Senin, 19 April 2010

Lensa Kontak: Produk Kreatif



A. Inventor dan Waktu Penemuan
Ide lensa kontak terdokumentasikan dari catatan dan gambaran serta sketsa yang dibuat oleh Leonardo Da Vinci pada tahun 1508. Di dalam buku catatannya, ditemukan banyak sketsa tentang kacamata yang langsung bisa dikenakan pada bola mata. Setelah Da Vinci, lensa kontak dikembangkan oleh Rene Decartes pada tahun 1632. Lensa kontak yang dikembangkan oleh tokoh ini dikenakan pada kornea mata. Di tahun 1827, lensa kontak dikembangkan oleh seorang yang bernama Sir John Herschel. Dia membuat lensa yang diprakarsai oleh dirinya sendiri, sehingga pas dan cocok dipakai langsung pada permukaan mata. Pada tahun 1887, Adolf Eugen Fick menemukan lensa kontak yang dapat dipakai untuk mengatasi gangguan pada penglihatan. Penyesuaian bentuk lensa kontak kornea yang mengikuti bentuk mata yang cekung pertama kali dibuat oleh Dr. George Butter Field. Inovasi lensa kontak berkembang hingga sekarang, warnanya pun tidak hanya bening saja tetapi berwarna-warni.
B. Analisis Produk Kreatif
Lensa kontak dapat dikatakan sebagai produk kreatif karena memenuhi empat cirri produk kreatif, yaitu baru, berguna, berbeda, dan lebih baik. Pada awalnya Ide lensa kontak bermula dari perkembangan kacamata yang dulunya hanya dipakai sebagai kaca pembesar. Sehingga kemunculan lensa kontak dianggap sebagai barang baru pada zaman itu. Lensa kontak berbeda dari kacamata, tidak hanya dari bentuknya tetapi juga hal-hal lain, seperti kegunaan dan pemakaiannya. Bentuk lensa kontak yang telah dikembangkan dapat langsung dikenakan pada kornea mata, sehingga lensa kontak dirasa lebih praktis daripada kacamata. Misalnya seseorang yang sedang berolahraga dan memakai lensa kontak tidak perlu khawatir dibandingkan jika ia memakai kacamata yang dapat jatuh atapun pecah. Selain itu lensa kontak juga dapat dimanfaatkan sebagai kosmetik, karena lensa kontak tersedia dalam berbagai warna. Berbagai warna dari lensa kontak tersebut dapat memperindah mata. Lensa kontak juga terasa lebih ringan daripada memakai kaca mata.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Nice Post...jgn lupa reff...!!!

octharina nur mengatakan...

oke!!!

Posting Komentar